Saya sangat senang di sini hadir anak-anak muda yang kreatif. Ada konten kreator, penulis, pebisnis.
Sleman - Selepas sowan ke Sri Sultan Hamengkubuwono X, Presiden PKS beserta jajaran DPP langsung bertolak ke Cafe Kolektif.
Di Cafe yang berlokasi di Ngaglik Sleman ini Presiden PKS, Ahmad Syaikhu diagendakan ngopi dan berbincang santai dengan para milenial dan generasi Z. Belasan anak-anak muda yang sudah hadir menyambut antusias saat Presiden PKS hadir.
Tidak menunggu lama, perbincangan dimulai dan tampak cair serta egaliter dengan duduk lesehan.
Ahmad Syaikhu mengapresisasi para anak muda yang hadir karena mereka adalah anak-anak muda yang kreatif dan produktif. Tidak sedikit dari mereka sudah mandiri secara finansial.
"Rasulullah dekat dengan orang-orang berharta, sembilan dari sepuluh Sahabat yang dijamin masuk surga adalah termasuk orang-orang berharta di kalangannya," terang Syaikhu. "Jadi tidak ada masalah dalam agama Islam terkait dengan (mencari) harta," sambungnya.
"Saya sangat senang di sini hadir anak-anak muda yang kreatif. Ada konten kreator, penulis, pebisnis. Teruskan..." ujar Ahmad Syaikhu.
Presiden PKS juga menyampaikan untuk terus belajar. "Kita harus terus belajar, menggali dari yang ahli. Misalnya budaya, saya sangat suka untuk belajar budaya dari daerah-daerah yang saya kunjungi," ucapnya.
Lalu para anak muda yang hadir terkejut dan memberikan tepuk tangan yang meriah ketika tiba-tiba Ahmad Syaikhu mendendangkan tembang Jawa, Lir-ilir.
Obrolan, tanya jawab, diskusi bersama anak-anak muda penerus Bangsa mengalir hangat dan akrab malam ini. Menutup agenda hari pertama rangkaian silaturahmi kebangsaan Presiden PKS di DIY pada hari Senin (07/06).
Foto: Hilal


