Sambut Hari Ibu, PKS DIY gelar silaturahmi dengan tokoh dari organisasi perempuan DIY lintas profesi dan agama.
.png)
Acara yang berlangsung hangat di Goebog Resto ini menjadi istimewa karena melampaui sekat-sekat organisasi. PKS DIY mengumpulkan perwakilan dari 15 lembaga perempuan dengan latar belakang yang sangat beragam, mulai dari Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Buruh Gendong Yassanti, hingga Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI), dalam satu forum dialog.
Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, S.T., M.Eng., dalam pidato kuncinya (keynote speech) menekankan bahwa PKS memandang ibu sebagai pilar utama ketahanan keluarga dan bangsa. Menurutnya, untuk membangun keluarga yang bahagia, dibutuhkan sosok ibu yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga berdaya secara mental, sosial, dan ekonomi.
"Tema 'Ibu Sehat Berdaya untuk Keluarga Bahagia' bukan sekadar slogan. Ini adalah komitmen kita bersama untuk mendukung para ibu agar dapat menjalankan perannya secara optimal," ujar Budi Wiyarno.
Narasumber utama, Silvia Dewi Setyaningrum, S.ST., M.Kes., yang merupakan seorang dosen dan pengusaha, mengupas makna 'sehat' tidak hanya dari segi fisik, tetapi juga kesehatan mental dan spiritual. Sementara 'berdaya', menurutnya, bukan hanya soal kemandirian finansial, tapi juga berdaya dalam mengambil keputusan untuk diri dan keluarganya.
Acara yang turut dihadiri oleh Ketua BIPEKA PKS DIY, Ary Kurniawati, S.Pd., ini diharapkan menjadi jembatan sinergi antar organisasi perempuan di Yogyakarta untuk melahirkan program-program konkret yang mendukung perempuan di berbagai lapisan masyarakat.