PKS DIY luncurkan program pemberdayaan ekonomi, bagikan ratusan ayam petelur Elba kepada para pengurus DPC.
GUNUNGKIDUL – Bukan sekadar bantuan biasa, melainkan modal usaha yang bisa terus berputar. Inilah konsep yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DIY melalui program pemberdayaan ekonomi yang menyasar langsung para pengurusnya di tingkat cabang (DPC).
Sebanyak 100 ekor Ayam Elba diserahkan kepada 10 orang pengurus DPC PKS Ngawen, Gunungkidul pada hari Selasa (13/01/2026) sebagai pilot project program DPW PKS DIY. Masing-masing pengurus menerima 10 ekor ayam yang dikenal memiliki produktivitas telur tinggi, sebagai modal awal untuk beternak dari rumah.
Penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, didampingi oleh Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS DIY Ustadz Khudori, Ketua DPD PKS Gunungkidul Tri Iwan, dan Ketua DPC Ngawen, Kunto Sambodo selaku tuan rumah.
Ia menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari fokus strategi partai bernama K2P2, yaitu Kader, kaderisasi, pelayanan publik.
"Kami tidak ingin memberikan ikan, tapi kailnya. Ayam Elba ini adalah 'kail' produktif yang kami harapkan bisa menjadi sumber pendapatan tambahan yang berkelanjutan bagi keluarga kader di Ngawen. Kader yang sejahtera secara ekonomi akan lebih bersemangat dan fokus dalam melayani masyarakat," ujar Budi Wiyarno.
Menurut data dari berbagai sumber peternakan, Ayam Elba dipilih karena keunggulannya sebagai ayam petelur. Ayam jenis ini mampu menghasilkan hingga ratusan butir telur per tahun dengan konsumsi pakan yang efisien. Model peternakan skala rumahan seperti ini terbukti efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan pendapatan.
Program ini, lanjut Budi, tidak akan berhenti di tingkat DPC (kecamatan). "Ini adalah tahap pertama. Setelah berhasil di tingkat DPC Ngawen, program serupa akan kami gulirkan hingga ke tingkat DPRa atau ranting (kelurahan/desa). Tujuannya jelas, kami ingin membangun kemandirian ekonomi yang kokoh mulai dari unit terkecil partai, yaitu keluarga para kader," tegasnya.
Langkah ini adalah strategi PKS untuk membangun kekuatan dari dalam, memastikan bahwa para motor penggerak partai di akar rumput memiliki fondasi ekonomi yang kuat, sehingga dapat lebih optimal dalam menjalankan kerja-kerja pelayanan untuk masyarakat luas.
