PKS Sleman kukuhkan pengurus baru. Rata-rata usia 39 tahun dan 41% perempuan, mereka berkomitmen pada regenerasi dan pelayanan maksimal untuk Sleman
SLEMAN – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sleman resmi memiliki nahkoda baru setelah menggelar Musyawarah Daerah (Musda) di Sleman, Minggu (7/9/2025). Mengusung semangat regenerasi, kepengurusan baru ini berkomitmen untuk lebih maksimal dalam melayani dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Musda yang bertema "Kokoh Bersama Majukan Sleman untuk Indonesia" ini menetapkan Ribut Lupiyanto sebagai Ketua DPD PKS Sleman yang baru. Ia akan didampingi oleh Yan Arief Sukoco sebagai Sekretaris dan Agus Riyanto sebagai Bendahara.
Satu hal yang menonjol dari kepengurusan baru ini adalah semangat regenerasi. Rata-rata usia pengurus adalah 39 tahun, dengan keterlibatan perempuan mencapai 41 persen.
Dalam pidato pertamanya, Ketua DPD PKS Sleman terpilih, Ribut Lupiyanto, secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas kinerja yang belum optimal di masa lalu.
“Kami menyadari masih banyak hal yang belum maksimal. Karena itu, kami mohon maaf dan berkomitmen untuk bekerja lebih keras dalam melayani rakyat Sleman,” ujar Ribut.
Musda ini juga menghasilkan dua arahan strategis: seluruh kader diminta meningkatkan kepedulian sosial, sementara anggota dewan dari Fraksi PKS diinstruksikan untuk terus mengadvokasi kepentingan rakyat dan menjaga gaya hidup sederhana.
Sebagai bagian dari koalisi pemerintah Kabupaten Sleman, PKS menegaskan akan mendukung sekaligus mengawal jalannya pemerintahan secara kritis dan konstruktif.
Sebagai wujud nyata komitmen pelayanan, dalam acara ini juga diserahkan bantuan 1 ton beras yang dibeli dari UMKM lokal untuk warga Sleman yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan bagian dari program Anggota DPR RI Fraksi PKS, Dr. Sukamta.


