Pameran seni Purwa Praja, inisiatif pemuda RW 02 Dipowinatan, Yogyakarta, menjadi ruang ekspresi dan interaksi positif untuk membangun kerukunan warga
YOGYAKARTA – Sekretaris Fraksi PKS DPRD DIY, Muhammad Syafi'i, S.Psi., mengapresiasi pameran seni "Purwa Praja" yang diinisiasi oleh para pemuda RW 02 Dipowinatan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Menurutnya, pameran ini berhasil menjadi ruang ekspresi yang positif bagi seluruh warga.
Meskipun karya yang ditampilkan beragam—mulai dari koleksi barang antik, lukisan, hingga foto lama dan baru—Purwa Praja sukses membuka ruang interaksi yang luas bagi masyarakat.
"Interaksi positif melalui pameran ini menjadi sarana komunikasi dan kolaborasi untuk membangun kebersamaan serta kerukunan warga. Salut untuk pemuda RW 02 Dipowinatan," ungkap Muhammad Syafi'i, setelah menutup Pameran Purwa Praja di Kampung Dipowinatan, Mergangsan, Sabtu malam (25/10/2025).
Sekretaris Komisi D DPRD DIY ini menambahkan, pemuda memang perlu mendapatkan ruang untuk berekspresi secara positif. Ia menyebut berbagai bidang seperti seni, olahraga, lingkungan hidup, sosial, hingga teknologi informasi dapat menjadi pilihan kegiatan.
Menurutnya, dukungan dari masyarakat dan orang tua adalah modal penting untuk menciptakan lebih banyak ruang ekspresi. Hal ini diperlukan untuk membentuk pemuda berkarakter demi mewujudkan Generasi Emas 2045.
"Beri ruang seluas-luasnya kepada pemuda dan dorong mereka untuk memperkuat karakter positif pemuda Jogja," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Purwa Praja, Reiki Dimas, menjelaskan bahwa acara ini menjadi langkah awal atau "babat alas" untuk membuka interaksi baru bagi kaum muda di Dipowinatan.
"Tema kita adalah babat alas, ngawiti prakawis anyar, yang artinya membuka lahan baru untuk memulai kegiatan baru. Harapannya, Purwa Praja bisa menjadi wadah interaksi baru bagi pemuda dan seluruh warga RW 02 Dipowinatan," pungkasnya.

