Masalah Gepeng di Jogja Tak Kunjung Usai, Banyak Pelaku dari Luar Daerah | PKS Daerah Istimewa Yogyakarta

Masalah Gepeng di Jogja Tak Kunjung Usai, Banyak Pelaku dari Luar Daerah

Bagikan:

Muhammad Syafi'i ungkap masalah gepeng di Yogyakarta tak selesai karena banyak pelaku dari luar daerah. Solusi penanganan butuh kerja sama.


YOGYAKARTA – Masalah gelandangan dan pengemis (gepeng) di Yogyakarta tak kunjung usai meski sudah ada peraturan daerah (perda) yang mengaturnya selama 11 tahun. Salah satu kendala utamanya: sebagian besar gepeng yang ditemukan di jalanan ternyata merupakan warga dari luar daerah.

Fakta ini disampaikan oleh Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Muhammad Syafi'i, dalam acara penyuluhan sosial di Baciro, Gondokusuman.

"Regulasi kita sudah berusia 11 tahun, tapi kita lihat masalah ini belum teratasi. Banyak dari mereka yang ditemukan di jalanan merupakan warga dari daerah lain, bahkan ada yang dari luar Pulau Jawa," ungkap Syafi'i yang juga merupakan Sekretaris Fraksi DPRD DIY.

Menurutnya, Yogyakarta yang masih menjadi magnet bagi pendatang membuat sebagian orang datang tanpa kesiapan untuk bersaing dan bertahan hidup, sehingga akhirnya berakhir di jalanan.


Karena mayoritas pelaku bukan warga DIY, penanganannya menjadi rumit dan membutuhkan kerja sama lintas daerah.

Syafi'i menjelaskan, gepeng hanyalah salah satu dari 26 jenis masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang telah ditetapkan pemerintah. Masalah lainnya mencakup kemiskinan, keterlantaran, disabilitas, hingga keterpencilan.

"Contohnya mencakup anak terlantar, penyandang disabilitas, lansia terlantar, dan fakir miskin. Semua ini butuh kepedulian dan penanganan bersama," pungkasnya.

KOMENTAR

Nama

artikel bantul berita Berita Foto FPKS DIY gunungkidul Infografis Kota Jogja kulonprogo kutipan berita nasional seputar diy sleman tarbawi
false
ltr
item
PKS Daerah Istimewa Yogyakarta: Masalah Gepeng di Jogja Tak Kunjung Usai, Banyak Pelaku dari Luar Daerah
Masalah Gepeng di Jogja Tak Kunjung Usai, Banyak Pelaku dari Luar Daerah
Muhammad Syafi'i ungkap masalah gepeng di Yogyakarta tak selesai karena banyak pelaku dari luar daerah. Solusi penanganan butuh kerja sama.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXjs-XRDNBJrVlMT3LBL9VD7wzwvdSNiHrVcR6Qigr7rcwofNmEP6aTC_v3elLS-Dz88hRnMUqpGXmdcILVuW8SfDrgFRUNJIGeGyHh8x40TjKk2gTGY96-MHLhcoI2q4lCbXkw8mBYsxRQ2Afb7Em3yTQUH8xog58x7MibtGzJPrNeGeeTBcfFyt7Gtc/s320/Muhammad%20Syafi'i,%20S.Psi,%20dalam%20kegiatan%20penyuluhan%20sosial%20Tingkat%20Desa-Kelurahan%201.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhXjs-XRDNBJrVlMT3LBL9VD7wzwvdSNiHrVcR6Qigr7rcwofNmEP6aTC_v3elLS-Dz88hRnMUqpGXmdcILVuW8SfDrgFRUNJIGeGyHh8x40TjKk2gTGY96-MHLhcoI2q4lCbXkw8mBYsxRQ2Afb7Em3yTQUH8xog58x7MibtGzJPrNeGeeTBcfFyt7Gtc/s72-c/Muhammad%20Syafi'i,%20S.Psi,%20dalam%20kegiatan%20penyuluhan%20sosial%20Tingkat%20Desa-Kelurahan%201.jpg
PKS Daerah Istimewa Yogyakarta
https://jogja.pks.id/2025/11/fakta-gepeng-yogyakarta-bukan-warga-lokal.html
https://jogja.pks.id/
http://jogja.pks.id/
http://jogja.pks.id/2025/11/fakta-gepeng-yogyakarta-bukan-warga-lokal.html
true
2917298055194715103
UTF-8
Artikel tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batalkan Hapus Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat Semua BACA JUGA LABEL ARSIP SEARCH SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel sesuai permintaan anda Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus Sepember Oktober November Desember sekarang 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 hari yang lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy