PKS DIY gelar FGD siapkan strategi Pemenangan. Fokus pada kaderisasi politik terstruktur, mindset dakwah, dan pemetaan kekuatan hingga ke bawah.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3) DPW PKS DIY ini berlangsung pada Sabtu (6/12) di Kantor DPTW PKS DIY. Acara ini dihadiri sekitar 80 peserta yang terdiri dari jajaran pengurus DPW, DPD PKS se-DIY, serta anggota legislatif PKS dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan
Acara dibuka dengan sambutan utama dari Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, S.T., M.Eng., yang menegaskan bahwa konsolidasi internal menjadi prasyarat penting kemenangan.
“FGD ini adalah langkah mengokohkan barisan. Kita ingin kita semua memahami bahwa kerja politik adalah bagian dari dakwah dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Budi Wiyarno menambahkan bahwa PKS DIY harus bersiap menghadapi tantangan kompetisi politik mendatang. “Kemenangan tidak datang begitu saja. Kemenangan harus disiapkan dengan ilmu, strategi, dan keteguhan barisan,” lanjutnya.
Diskusi Strategis: Mindset, Kaderisasi Politik, dan Pemetaan Lanskap DIY
Diskusi dipandu oleh Ketua BP3 DPW PKS DIY, Hasto Karyantoro, S.IP. Ia membuka sesi dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi mulai dari tingkat DPW hingga kader di akar rumput. “Kita ingin ilmu, strategi, dan arah gerak ini sampai ke struktur paling bawah agar seluruh komponen bergerak dengan ritme yang sama,” ujar Hasto.
Narasumber pemantik, Amir Syarifudin, S.E., menyampaikan materi inti yang menjadi kerangka FGD. Ia menekankan pentingnya mindset dakwah politik yang benar. “Kita harus menanamkan bahwa politik bukan sekadar kompetisi kekuasaan, tetapi jalan perjuangan untuk kemaslahatan umat,” jelas Amir.
Terkait kaderisasi politik, Amir menekankan perlunya pedoman yang terstruktur. “Kaderisasi jalur politik tidak bisa sporadis. Kita membutuhkan kurikulum, metode, dan sistem yang menyiapkan kader secara serius,” tegasnya.
Amir juga mengingatkan pentingnya regenerasi politik. “Pewarisan kader politik itu wajib agar estafet dakwah dan kepemimpinan tidak terputus,” tambahnya.
Dalam bagian pemetaan lanskap pemenangan, Amir menyampaikan bahwa strategi harus dipahami secara menyeluruh. “Kita harus membaca peta kekuatan, dinamika sosial, dan peluang kemenangan hingga level DPC dan ranting,” ujarnya.
Sesi tanya jawab dan diskusi panel yang berlangsung interaktif menghasilkan beragam masukan strategis untuk memperkuat langkah pemenangan PKS DIY.
Menutup rangkaian acara, Budi Wiyarno kembali menegaskan komitmen DPW PKS DIY. “Mari kita bekerja cerdas dan bekerja keras. Dengan barisan yang solid dan pelayanan yang baik kepada masyarakat, insyaallah kemenangan akan kita raih,” tutupnya.
FGD ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi penyusunan program pemenangan Pemilu dan Pilkada di DIY, sekaligus memperkuat kapasitas kader dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompleks.
.png)