Akses pasar dan penguatan modal itu yang kita harapkan dari acara ini dan follow-upnya
Dalam rangka menggairahkan pasar lokal UMKM, anggota PKS, dan masyarakat luas DPP PKS meluncurkan Program Business Opportunity Expo (BOE) yang digelar serentak di berbagai kabupaten dan kota di Indonesia.
Di Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri Business Oportunity Expo diselenggarakan di Pendopo Migunani DPD PKS Kota Jogja pada Ahad, 17 Oktober 2021, melalui Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha dan Ekonomi Kader (BPJE), DPD PKS Kota Jogja sebagai penanggung jawab penyelenggara acara.
Kondisi yang melatar belakangi program Business Opportunity Expo (BOE) digelar di Kota Jogja adalah karena perputaran ekonominya sangat cepat dan kencang yang sangat dipengaruhi oleh hadirnya wisatawan-wisatawan maupun para pendatang. Namun, kondisi riil di lapangan perputaran ekonomi Kota Jogja tidak selalu berimbas signifikan bagi UMKM. Bahkan, tak jarang para pelaku UMKM harus terseok-seok ditengah persaingan pasar bebas. Terlebih lagi pandemi yang melanda hampir dua tahun ini telah menyebabkan kelesuan terutama di bidang ekonomi yang mendalam.
Keadaan yang kurang berpihak pada pengembangan UMKM tersebut ditangkap oleh PKS Kota Jogja hingga lahirlah terobosan konsep pasar “Nglarisi Kanca Dewe”.
Ketua DPW PKS DIY, Agus Mas’udi yang hadir untuk membuka acara dan memberikan sambutan mendorong agar kesempatan berkumpulnya kader, simpatisan, dan masyarakat di event BOE ini dijadikan kesempatan untuk membangun networking dan meluaskan pasar. Tidak menutup kemungkinan dari acara ini pula, para pelaku UMKM menemukan investor untuk mengembangkan usahanya.
Selain membuka dan memberikan sambutan, Ketua DPW PKS DIY juga berkeliling melihat dan berbelanja di stand-stand UMKM. “Akses pasar dan penguatan modal itu yang kita harapkan dari acara ini dan follow-upnya,” tutur sosok yang dikenal dengan panggilan Gus'ud ketika ditanya tentang harapan terselenggaranya program Business Opportunity Expo.
Foto: Fajar PKSFoto

