PKS Gunungkidul gelar Muscab, kukuhkan 108 pengurus di 18 DPC. Sebanyak 70 persen ketua DPC adalah wajah baru, fokus pada regenerasi dan Gen Z.
GUNUNGKIDUL – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul melakukan penyegaran kepengurusan secara masif di tingkat cabang.
Dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VI yang digelar di Aula BMT Ummat, Wonosari, Ahad (9/11/2025), sebanyak 70 persen ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang dilantik merupakan wajah-wajah baru.
Sebanyak 108 kader resmi dikukuhkan menjadi pengurus di 18 DPC se-Gunungkidul. Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua DPD PKS Gunungkidul, Tri Iwan Isbumaryani, yang ditandai dengan pembacaan SK, pengucapan ikrar, dan penandatanganan pakta integritas.
"Selamat kepada para pengurus baru. Mari jadikan amanah ini sebagai media bagi kita semua untuk belajar, baik itu belajar berorganisasi, manajemen, dan hal lain yang akan menjadikan kita lebih baik," ujar Tri Iwan.
Selain regenerasi, PKS Gunungkidul juga melakukan inovasi struktur dengan menambahkan Bidang Kepemudaan dan Mahasiswa. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap bonus demografi dan upaya serius untuk merangkul generasi milenial dan Gen Z.
Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan tiga pesan utama kepada para pengurus baru.
"Kokohkan tiga modal utama PKS: struktur yang solid, kader yang militan, dan kerja sama kolektif (amal jama'i). Tiga hal ini akan menjadikan PKS sebagai partai yang besar dan terus berkembang," pesan Budi.
Muscab yang mengusung tema "Kokoh Bersama Majukan Gunungkidul Untuk Indonesia" ini menjadi momentum penting bagi PKS Gunungkidul untuk memperkuat barisan dalam melayani masyarakat hingga ke tingkat paling bawah.
Kontributor: Nanis (Komdigi Gunungkidul)


