DPD PKS Sleman gelar Rakerda, luncurkan program inovatif seperti "Kanal Curhat" dan "Tanggap Tonggo teparo" untuk perkuat pelayanan di akar rumput.

Sleman — DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Sleman menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai forum konsolidasi struktur DPD hingga DPRa. Rakerda ini mengusung tagline “Kokohkan Barisan, Tingkatkan Pelayanan, Raih Kemenangan” pada hari Ahad 21 Desember 2025.
"Kami sampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPC yang telah melengkapi kepengurusan hingga tingkat DPRa," ungkap Ketua DPD PKS Sleman, Ribut Lupiyanto.
Ia menegaskan bahwa DPC dan DPRa akan terus didorong sebagai pusat kegiatan dan pelayanan masyarakat di tingkat akar rumput.
Ia juga mengapresiasi peran Dewan Etik Daerah (DED) dan Majelis Pertimbangan Daerah (MPD) yang dinilainya luar biasa dalam menjaga soliditas dan kualitas kepengurusan.
Ribut menegaskan bahwa PKS Sleman terus membangun budaya organisasi yang egaliter dan terbuka terhadap masukan.
Rakerda ini diikuti oleh jajaran lengkap struktur PKS Sleman, meliputi Pengurus MPD dan DED, Pengurus Harian dan Sekretaris Bidang DPD, Ketua dan Pengurus Harian DPC se-Kabupaten Sleman, serta anggota legislatif PKS DPRD Kabupaten Sleman dan DPRD Provinsi DIY.
Dalam kesempatan tersebut, PKS Sleman meluncurkan sejumlah program strategis dan inovatif sebagai bukti komitmen pelayanan, di antaranya:
- Gerakan 3T (Tanggap Tonggo Teparo): Memperkuat kepedulian dan solidaritas antar tetangga.
- Kanal Monggo Curhat: Menyediakan ruang aman bagi warga untuk berbagi keluh kesah.
- Forum Ayah: Wadah bagi para ayah untuk berdiskusi seputar keluarga.
- Gemas (Gerakan Memilah Sampah): Solusi konkret untuk isu lingkungan.
- Samarasa (Sayangi Masyarakat Rentan dan Disabilitas): Program advokasi dan kepedulian bagi kelompok rentan.
Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, yang hadir memberikan arahan, menekankan agar setiap program tidak hanya menjadi agenda formal. "Setiap program jangan sekadar menambah kesibukan, tetapi harus benar-benar berkontribusi, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat," tegas Budi.
Selain membahas program kerja seluruh bidang, Rakerda juga diwarnai pembacaan puisi oleh Zen Al Faruq bertema bencana. Lagu Manusia-Manusia Kuat yang dinyanyikan bersama menambah spirit kader menuntaskan proker.


