PPDB Jogja 2026: Wakil Ketua DPRD dari PKS Desak Disdikpora Perketat Validasi Data Kependudukan | PKS Daerah Istimewa Yogyakarta

PPDB Jogja 2026: Wakil Ketua DPRD dari PKS Desak Disdikpora Perketat Validasi Data Kependudukan

Bagikan:

Wakil Ketua DPRD Jogja dari FPKS Triyono Hari Kuncoro desak Disdikpora perketat validasi data PPDB 2026 guna cegah titip KK & kawal kuota afirmasi.

 
JOGJA — Jangan sampai warga asli yang benar-benar berdomisili di sekitar sekolah justru tersingkir oleh mereka yang hanya menumpang alamat. Fenomena tahunan menjelang Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Jogja 2026 ini kembali menjadi perhatian serius DPRD Kota Yogyakarta.

Legislatif secara tegas meminta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) untuk memperketat verifikasi data kependudukan. Langkah ini mendesak dilakukan guna mencegah praktik titip Kartu Keluarga (KK) yang kerap digunakan demi mendapatkan kursi di sekolah favorit.

Permintaan tersebut muncul setelah DPRD mencermati berbagai persoalan yang berulang pada proses penerimaan siswa baru tahun-tahun sebelumnya. Modifikasi data domisili, perpindahan alamat dalam waktu singkat, hingga pencantuman nama calon peserta didik ke dalam KK kerabat yang tinggal di sekitar sekolah dinilai masih menjadi celah yang berpotensi mengganggu prinsip keadilan dalam sistem penerimaan.

Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi PKS, Triyono Hari Kuncoro, menegaskan jalur domisili seharusnya memberikan prioritas kepada siswa yang benar-benar tinggal di lingkungan sekitar sekolah. Karena itu, validasi data kependudukan harus dilakukan secara ketat dan melibatkan koordinasi lintas instansi agar tidak ada ruang bagi praktik manipulasi administrasi.

"Fenomena akal-akalan titip nama di KK demi masuk sekolah yang dianggap favorit ini harus kita sudahi. Sistem validasi kependudukan yang disiapkan Disdikpora harus benar-benar berlapis dan transparan bersama instansi terkait. Jangan sampai warga asli yang berdomisili di sekitar sekolah justru tersingkir oleh mereka yang hanya menumpang alamat," tegas Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, yang akrab disapa Kuncoro saat memberikan keterangan di DPRD Kota Yogyakarta, Jumat (12/6/2026).

Selain persoalan domisili, politisi PKS tersebut juga menyoroti kesiapan sistem PPDB berbasis daring yang digunakan dalam proses seleksi. Menurut Kuncoro, kualitas layanan tidak hanya diukur dari kestabilan server atau kelancaran akses sistem, tetapi juga dari kemampuan platform tersebut dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara setara.

Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, termasuk keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan peserta didik berkebutuhan khusus. DPRD menilai kelompok tersebut masih berpotensi menghadapi hambatan administratif maupun kendala akses teknologi yang dapat memengaruhi peluang mereka dalam mengikuti proses seleksi.

"Hak pendidikan itu setara dan harus inklusif. Kuota afirmasi untuk siswa dari keluarga rentan ekonomi maupun penyandang disabilitas tidak boleh sekadar angka formalitas di sistem. Kelompok ini sering kali rentan terhadap kendala administratif, sehingga hak mereka harus betul-betul terkawal realisasinya di lapangan," imbuh politisi PKS tersebut.

Lebih lanjut, DPRD Kota Yogyakarta meminta penyelenggara PPDB Jogja 2026 menyiapkan langkah mitigasi secara menyeluruh guna mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul selama tahapan pendaftaran berlangsung. Salah satu aspek yang dinilai penting adalah optimalisasi fungsi posko pelayanan informasi agar masyarakat memperoleh pendampingan yang memadai ketika menghadapi kendala teknis maupun administratif.

Di sisi lain, Kuncoro mengingatkan bahwa pengawasan publik memiliki peran penting dalam menjaga integritas PPDB Jogja 2026. Keterlibatan masyarakat diharapkan mampu membantu memastikan seluruh tahapan seleksi, baik melalui jalur domisili, afirmasi, maupun prestasi, berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Foto: Harian Jogja

KOMENTAR

Nama

artikel bantul berita Berita Foto FPKS DIY gunungkidul Infografis Kota Jogja kulonprogo kutipan berita nasional seputar diy sleman tarbawi
false
ltr
item
PKS Daerah Istimewa Yogyakarta: PPDB Jogja 2026: Wakil Ketua DPRD dari PKS Desak Disdikpora Perketat Validasi Data Kependudukan
PPDB Jogja 2026: Wakil Ketua DPRD dari PKS Desak Disdikpora Perketat Validasi Data Kependudukan
Wakil Ketua DPRD Jogja dari FPKS Triyono Hari Kuncoro desak Disdikpora perketat validasi data PPDB 2026 guna cegah titip KK & kawal kuota afirmasi.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW1L_pOQUQLxVfRaJDb1VW6mzPUoK7wLimoAAg2uP_pkqKdX8ulmKct3E4hcFPICKnue5l09XmcR_wd6aev-QmswiKENkC7E2TSyL0SgJ_yilwe69DYdeWN6UfkYEaAmrORUo0I7UljEaJXo1b1vCLklpmto7WjDIqlqsLwLEYuuLoy9O31rfU4w-W8mQ/s320/Pak%20Kun-dewan-kota.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW1L_pOQUQLxVfRaJDb1VW6mzPUoK7wLimoAAg2uP_pkqKdX8ulmKct3E4hcFPICKnue5l09XmcR_wd6aev-QmswiKENkC7E2TSyL0SgJ_yilwe69DYdeWN6UfkYEaAmrORUo0I7UljEaJXo1b1vCLklpmto7WjDIqlqsLwLEYuuLoy9O31rfU4w-W8mQ/s72-c/Pak%20Kun-dewan-kota.jpg
PKS Daerah Istimewa Yogyakarta
https://jogja.pks.id/2026/06/ppdb-jogja-2026-triyono-hari-kuncoro-desak-disdikpora-perketat-validasi-data-kependudukan.html
https://jogja.pks.id/
http://jogja.pks.id/
http://jogja.pks.id/2026/06/ppdb-jogja-2026-triyono-hari-kuncoro-desak-disdikpora-perketat-validasi-data-kependudukan.html
true
2917298055194715103
UTF-8
Artikel tidak ditemukan LIHAT SEMUA Selengkapnya Balas Batalkan Hapus Oleh Beranda HALAMAN ARTIKEL Lihat Semua BACA JUGA LABEL ARSIP SEARCH SEMUA ARTIKEL Tidak ditemukan artikel sesuai permintaan anda Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus Sepember Oktober November Desember sekarang 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 hari yang lalu $$1$$ hours ago kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago lebih dari 5 minggu yang lalu Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy