PKS DIY gelar upacara HUT RI ke-80, soroti persatuan, utang sejarah pada Palestina, dan dukungan kritis terhadap kebijakan Presiden Prabowo.
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, dan diikuti oleh jajaran pengurus serta puluhan kader partai.
Dalam amanatnya, Budi Wiyarno membacakan pidato dari Presiden PKS, Al Muzzammil Yusuf, yang menekankan pentingnya persatuan, kedaulatan, dan kesejahteraan rakyat sebagai fokus utama bangsa.
Utang Sejarah dan Pembelaan Palestina
Salah satu sorotan utama dalam amanat tersebut adalah isu Palestina. PKS menegaskan bahwa Indonesia memiliki utang budi sejarah kepada Palestina sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan RI.
"Kita harus terus berjuang membela Palestina di berbagai forum internasional, termasuk mengambil peran aktif di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI)," demikian kutipan amanat yang dibacakan.
Apresiasi terhadap Presiden Prabowo dan Respons terhadap Isu-isu Strategis
PKS mengapresiasi pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang berani mengakui permasalahan dan kekurangan bangsa. PKS memberikan respons terhadap beberapa isu besar yang diungkapkan oleh Presiden Prabowo:
- Pemberantasan Korupsi: PKS mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi dan penyelewengan, serta pengesahan RUU Perampasan Aset untuk melindungi uang negara.
- Penghapusan Tantiem Komisaris dan Direksi BUMN: PKS menilai langkah ini sebagai upaya efisiensi dan perbaikan kinerja BUMN, serta menghilangkan stigma BUMN sebagai komoditas politik.
- Kedaulatan Ekonomi: PKS siap mengawal implementasi Pasal 33 UUD 1945 demi melindungi kelestarian lingkungan, menyelamatkan kekayaan negara, dan mewujudkan kemakmuran rakyat. PKS mendukung penertiban tambang ilegal dan praktik "Serakahnomics" yang merugikan negara.
- Dukungan untuk Sektor Pertanian: PKS mendukung komitmen Presiden Prabowo untuk memajukan sektor pertanian dengan memotong birokrasi penyaluran pupuk dan memberikan bantuan alat pertanian kepada petani.
- Mewujudkan Kedaulatan Pangan: PKS mendorong pemanfaatan pangan lokal dan penguatan orientasi "Blue Food" (pangan biru) untuk mewujudkan SDM yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.
- Pendidikan dan Kesehatan: PKS mendorong program prioritas pendidikan dan kesehatan untuk mewujudkan SDM berkualitas dan pemerataan akses pelayanan kesehatan.
- Pengawasan dan Sikap Kritis: PKS menegaskan akan tetap bersikap kritis dan konstruktif sebagai mitra koalisi untuk mengawal dan menajamkan kebijakan pemerintah demi kesejahteraan rakyat.
Budi Wiyarno menyampaikan bahwa Presiden PKS menekankan pentingnya mewariskan semangat kepahlawanan kepada generasi muda. Ia mencontohkan Timnas Sepakbola U-17 yang lolos ke Piala Dunia U-17 2025 dan Putri Ariani yang mengharumkan nama Indonesia di mata dunia lewat bakat seninya sebagai pahlawan era kini yang berprestasi di tingkat internasional.
"Untuk menuju Indonesia Emas 2045, kita harus fokus pada pendidikan dan kaderisasi demi mewujudkan SDM unggul yang memiliki kredibilitas, kapasitas, dan kepemimpinan kokoh," lanjut Budi Wiyarno membacakan amanat tersebut.
Pesan kepada Kader PKS dan Pengukuhan Satgas Siaga Bencana
Seluruh kader PKS juga diingatkan untuk menjalankan lima misi rumah perjuangan, yaitu Rumah Tangga, Rumah Ibadah, Rumah PKS, Rumah Kebangsaan, dan Rumah Kemanusiaan.
Dalam rangka mengokohkan jiwa kepahlawanan dan kesiapsiagaan, akan dilaksanakan Pengukuhan Satgas Siaga Bencana PKS yang dipelopori oleh Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPP PKS.