DPRD DIY dorong kampung wisata di Yogyakarta terapkan sertifikasi CHSE untuk bangun kepercayaan turis, tingkatkan keamanan, dan daya saing pariwisata.
YOGYAKARTA – Pengelola kampung wisata di Kota Yogyakarta didorong untuk menerapkan standar CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) sebagai kunci utama untuk membangun kembali kepercayaan wisatawan di era pasca-pandemi.
Meskipun standar ini awalnya muncul sebagai respons terhadap pandemi Covid-19, relevansinya kini semakin penting untuk menjamin kualitas dan keamanan destinasi wisata.
Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Komisi D DPRD DIY, Muhammad Syafi'i, saat membuka sosialisasi dan pelatihan CHSE bagi pelaku pariwisata di Kampung Wisata Purbayan, Kotagede, Senin (13/10/2025).
"Penerapan CHSE sangat penting untuk membangun kepercayaan wisatawan. Sertifikasi ini menunjukkan bahwa kampung wisata telah memenuhi standar kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan kelestarian lingkungan," tutur Syafi'i.
Dalam acara yang diinisiasi bersama Dinas Pariwisata DIY tersebut, Syafi'i menjelaskan bahwa sertifikat CHSE bukan sekadar formalitas. Sertifikat ini menjadi keunggulan kompetitif yang dapat meningkatkan minat kunjungan.
"Ini membantu memastikan lingkungan terjaga kebersihannya dan aktivitas wisata aman dilakukan, sehingga wisatawan merasa nyaman," tambahnya.
Pada akhirnya, meningkatnya kepercayaan dan kunjungan wisatawan akan berdampak langsung pada perekonomian warga lokal yang terlibat dalam sektor pariwisata.
"Dampak luasnya, wisata di kampung wisata bisa berdampak positif dari sisi ekonomi untuk warga pelaku pariwisata," pungkas Syafi'i.

