PKS DIY sukses menggelar Latansa yang dihadiri ribuan anggota perempuan di Bumi Perkemahan Lembah Merapi.
Sleman – Di bawah bentangan langit Sleman dan kesejukan lereng Merapi, ribuan anggota perempuan PKS DIY berkumpul. Mereka hadir untuk menempa diri, mempersiapkan mental dan fisik demi memikul tanggung jawab besar di tengah keluarga dan masyarakat.
Momentum inilah yang terlihat saat DPW PKS Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar Pelatihan Perempuan Siaga (Latansa) di Bumi Perkemahan Lembah Merapi, Sleman.
Kegiatan yang dibagi dalam dua gelombang ini berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) dan Ahad (26/7/2026). Diikuti oleh ribuan anggota perempuan PKS dari seluruh wilayah di DIY, meliputi Sleman, Gunungkidul, Bantul, Kulon Progo, hingga Kota Yogyakarta.
Berlangsung dari pagi hingga sore hari, Latansa dirancang sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan, kemandirian karakter, serta mengoptimalkan peran perempuan di berbagai lini kehidupan.
Saat membuka kegiatan secara resmi, Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, S.T., M.Eng., mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Latansa sebagai ruang konsolidasi dalam menata kembali arah perjuangan dan strategi pelayanan ke depan di Yogyakarta.
Budi Wiyarno menjelaskan bahwa pembinaan anggota perempuan PKS menitikberatkan pada tiga aspek ketahanan utama: Pertama, penguatan aqidah sebagai landasan spiritual utama bagi setiap anggota perempuan. Kedua, penguatan fiqih Islam agar setiap anggota memiliki kecakapan dalam mengelola rumah tangga serta pola asuh anak yang baik sebagai bagian dari keberlanjutan generasi keluarga. Ketiga, kemampuan berdakwah melalui pelayanan nyata kepada masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, serta peningkatan ekonomi muslimah.
"Latansa ini merupakan bagian dari pembinaan anggota untuk mendorong penguatan ketiga aspek tersebut. Kami ingin anggota perempuan tidak hanya memiliki kualitas spiritual yang kokoh, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Budi Wiyarno.
Di samping penguatan kapasitas anggota, Budi Wiyarno juga memaparkan beberapa program prioritas PKS DIY yang berfokus pada pilar rekrutmen, ekonomi, kesehatan, serta pendidikan.
Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai materi praktis, mulai dari pembentukan jiwa patriot, kedisiplinan, tanggung jawab, hingga penguatan aspek spiritual sebagai fondasi karakter anggota perempuan yang siaga.
Menutup arahannya, Budi Wiyarno menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan acara ini. Ia juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan keselamatan selama beraktivitas di alam terbuka.
"Selamat mengikuti Latansa. Tetap jaga kesehatan dan keselamatan, karena setiap anggota adalah aset utama dan prioritas dalam perjalanan perjuangan partai kita," pungkas Budi Wiyarno hangat.
Melalui pembekalan intensif ini, anggota perempuan PKS DIY diharapkan siap kembali ke lingkungan masing-masing sebagai penggerak keluarga dan masyarakat, sekaligus memperkokoh kontribusi nyata dalam membangun Daerah Istimewa Yogyakarta.


.jpeg)